Sunday, August 25, 2013

Film Fetih 1453

Fetih 1453 (english : The Conquest 1453) merupakan film yang diangkat dari kisah nyata, prestasi yang paling membanggakan di era abad pertengahan selain penguasaan Andalusia yang kini tinggal sejarah, yaitu penaklukan Konstantinopel oleh Kesultanan Turki Usmani (Ottoman) di bawah pimpinan Sultan Muhammad II (Mehmet II) . Dimana masa itu kota Konstantinopel bisa disejajarkan dengan New York atau London pada masa kini. Ibukota dari negara digdaya masa lampau, Romawi Timur (Bizantium).
Poster Film "Fetih 1453"

 Wew, saat mengetahui adanya film ini, tentu saja sy yg bisa dikatakan pengagum Turki ini sgt tertarik, apalagi saat lihat trailer nya di youtube, tapi sempat bingung karena adanya gambaran2 yang tak sesuai.
and then, langsung download, untung nya film berbahasa Turki ini sudah ada subtitel nya dalam Bahasa Indonesia.
Memang tak semanirk film2 kolosal dr hollywood eropa atau Hongkong, mgkn turki masih amatir dlm membuat film, ada kemiripan juga dengan film "Kingdom of Heaven" kisah perang Salib di Yerussalem.
ya pembukaannya cukup bagus, dimulai dengan hadits Nabi Muhammad yang menyatakan bahwa Konstantinopel akan jatuh kepada Islam dilanjutkan dengan Sultan Mehmet yang sedang mengaji Alquran menanti kelahiran anak nya, yang difilm ni dinamai "Mahmud" atau dikenal dengan Mehmet II.
Latihan yang keras dijalani Sang Pangeran saat menginjak dewasa dan berita meninggal nya Sultan, hingga akhirnya Mehmet II naik takhta diusia muda yang diragukan banyak pihak.
Dilain pihak Kaisar Konstantin XI meremehkan Sultan akan lebih baik dari Ayah nya, merencanakan konspirasi agar wilayah2 kekuasaan Usmani dalam kegaduhan dan pemberontakan. Mereka mendukung pemberontakan di wilayah kesultanan hingga akhirnya berharap akan ada peperangan sesama wilayah Muslim sehingga tidak perlu dengan kekuatannya utk menghancurkan kesultanan, dan mereka mengadakan jamuan malam dan tertawa atas hal itu.
wahh ini sama seperti yang terjadi saat ini, wilayah2 Islam saling menghancurkan satu sama lain.

Secara umum film ini cukup lumayan, meski masih sangat jauh dikatakan bagus. Kurang emosional dan kurang "merasuki" penonton.belum lagi penggambaran tokoh yang jauh dari sejarah yang banyak dikisahkan bahwa Penakluk Konstantin adalah Sebaik2nya pasukan, Permaisuri yang kerja nya hanya bersolek dan tak berhijab.
mgkn sutradara masih terikut dengan film2 Hollywood.
Ditambah lagi Muncul nya tokoh Era, putri angkat Master Urban, ilmuan Nasrani yang menciptakan meriam dahsyat untuk pasukan Usmani.
kisah cinta segitiga antara Hassan (petinggi pasukan Usmani) Era dan Guistiniani (Pimpinan pasukan khusus Konstantin yang datang dari Genoa, Romawi).
Era dan Guistiniani bertemu di Genoa karena Era adalah seorang Nasrani, dan Master Urban diminta untuk membantu pasukan Konstantin. Tapi Master Urban lebih memilih di pihak kesultanan dan Era jatuh cinta dengan Hassan yang menyelamatkan Master Urban dari percobaan pembunuhan.
banyak yang mengatakan sosok Era adalah fiktif, dan akupun jadi bingung film ini sebenarnya mengisahkan Sultan Mehmet II atau Hassan-Era.
karena kelanjutannya sangat2 Hollywood, kisah2 yang tidak disukai banyak pihak, ya untuk menambah emosi2 aja, krn pada akhir nya ada duel one by one antara Hassan dan Guistiniani.

Karena tak mampu menembus benteng konstantin Sultan frustasi hingga kedatangan Syaikh yang memberi nya semangat, hingga Konstantin pun dapat ditaklukkan.
Tapi dari kisah ini kita dapat mengetahui bahwa pada masa itu Kesultanan Usmani sangat toleran dan melindungi penganut agama lain selain Islam, bahkan mereka ikut bergabung dengan pasukan kesultanan dan lebih memilih berada dalam wilayah Turki daripada Romawi, juga petinggi Konstantin juga dikisahkan lebih menyukai"kafir (muslim) Turki" daripada Katolik Roma, dan banyak warga kristen ortodox yang tidak menyukai bantuan dari katolik roma.

Aku berharap nanti nya ada film Fetih dalam versi yang lebih baru dan lebih baik dari film yang disutradarai Faruk Aksoy ini.

Tertarik Menonton nya ???

No comments:

Post a Comment